Win18Bola – Cerita Kebangkitan Kim Jeffrey Kurniawan Setelah Didera Cedera Patah Tulang

Gelandang Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan paham betul rasa sakit yang dialami Muhammad Natshir. Kiper Maung Bandung itu mengalami cedera patah tulang kering pada saat menghadapi Persija Jakarta

Cedera ini hampir sama dengan yang dialami Kim Jeffrey Kurniawan pada tahun 2017, yakni patah tulang fibula. Sementara Deden sapaan akrab Muhammad Natshir, patah di bagian tibia dan fibula. Kala itu, Kim Jeffrey Kurniawan harus menepi dari lapangan hijau selama kurang lebih delapan bulan.

Kim yang lebih berpengalaman dalam cedera seperti ini mengatakan bahwa rasa sakit bukan saja terasa secara fisik. Namun mental lebih terasa sakit karena pekerjaan yang biasa dilakukan sehari-hari tiba-tiba tidak bisa lagi.

“Soalnya memang kakinya sakit, tentu sakit, tapi lebih sakit sebenarnya mentalnya, hatinya lebih sakit karena kami kan sudah kebiasaan setiap hari kami latihan, setiap hari kami lari, nendang bola, itu diambil begitu saja, enggak gampang apalagi buat berbulan-bulan cedera,” ujar Kim Jeffrey Kurniawan setelah berlatih di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (14/7/2019). Kim menambahkan cedera beberapa hari atau minggu saja sudah gatal ingin kembali merumput.

Image result for kim jeffrey kurniawan cedera

Tekad dan keinginan kuat dari sosok Kim mulai diperlihatkan pada musim 2019. Meski lebih banyak duduk di bangku cadangan, kehadiran Kim sedikit menjadi pembeda pada permainan Persib. Bahkan pada musim 2019, Kim menyumbang dua gol dalam 790 menit bermain setelah 19 kali tampil.

Memasuki musim 2020, Robert Alberts langsung memberi kepercayaan penuh kepada adik ipar Irfan Bachdim itu. Ia terus menjadi starter dalam tiga laga Shopee Liga 1 2020 yang sudah dilaluinya, yakni melawan Persela Lamongan, Minggu (1/3/2020) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, yang berakhir 3-0.

Kemudian lawan Arema FC, Minggu (8/3/2020) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang berakhir 2-1 dan lawan PSS Sleman, Minggu (15/3/2020) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, yang juga berakhir 2-1. Pada musim ini Kim tercatat tampil selama 188 menit dalam tiga laga.

Kim mengaku gembira bisa terus menjadi starter karena itu membuktikan performanya kembali seperti semula. Namun, Kim dengan tegas menyatakan belum puas dengan penampilannya selama ini.

“Saya senang mendapat kesempatan jadi starter tapi selalu saya katakan individual tidak penting, yang penting tim meraih hasil positif. Itu modal yang bagus buat skuad Persib, buat saya juga. Dari situ kami mencoba untuk melanjutkan tren positif, mau itu secara individu atau secara tim,” jelas Kim.

“Saya merasa puas saat sebelum mengalami cedera. Itu terakhir saya merasa puas. Jadi buat saya tidak gampang menderita cedera itu dan bisa balik lagi. Mungkin orang yang belum pernah main bola atau menderita cedera parah, tidak pernah membayangkan sesusah apa untuk bangkit. Tidak gampang,” ungkap Kim.

Kim menegaskan akan terus mencoba memperbaiki segala kekurangannya. “Sebagai pemain bola butuh menit bermain untuk balik ke performa terbaiknya. Jadi selain latihan terus, kita bisa meningkat saat bermain,” tuturnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *